Monday, August 12, 2019

on

Dampak Memangku Laptop, Perburuk Kualitas Sperma

Di era yang sudah serba modern, laptop atau komputer portable merupakan barang yang dimiliki banyak orang. Ya, laptop telah menjadi teman di keseharian masyarakat terutama bagi generasi milenial dan generasI  Z. Mengetik sambil memangku laptop sudah lazim dilakukan. Khusus kaum pria kebiasaan ini sebaiknya dikurangi, karena ada dampak memangku laptop pada kualitas sperma!

Kamu bisa menemukan orang-orang yang menggunakan laptop di mana saja. Seperti di atas meja-meja café, atau memangku laptop di paha, tidak hanya untuk bekerja tetapi juga berbagai aktivitas lain.


Apa dampak bekerja sambil memangku laptop?

Dampak Memangku Laptop 

Tahukah Kamu Gengs, jika kebiasaan atau dampak memangku laptop di atas paha ini berbahaya? Bagi Kamu dan sebagian orang, melakukan kebiasaan tersebut mungkin saja terasa nyaman karena bisa lebih mudah mengoperasikan laptop.

Menaruh laptop di paha jika dilakukan terlalu sering, menurut riset akan memperbesar kemungkinan Kamu terkena sindrom kulit terbakar. Sindrom ini mungkin saja tidak berbahaya bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan tetapi akan memberikan kulit efek kemerahan seperti terpanggang sinar ultraviolet.

Kebiasaan ini harus lebih diperhatikan oleh pria, karena berisiko menimbulkan masalah kesehatan reproduksi. Padahal, menururut riset kebiasaan ini paling banyak dilakukan oleh pria.

Dampak memangku laptop di paha seringkali luput dari perhatian para pria. Terlebih lagi bagi mereka yang pekerjaannya harus menggunakan laptop. Saat ada pekerjaan mendadak, banyak dari mereka yang terpaksa memangkunya tanpa memperhatikan apakan ada meja sebagai alas atau tidak.

Dampak Memangku Laptop pada Kesuburan Pria

Memangku laptop di paha bisa meningkatkan suhu di area tubuh yang tertekan laptop, termasuk temperatur pada testis atau buah zakar. Jika kondisi ini terus terjadi, maka tentu saja akan berpengaruh terhadap kualitas sperma.

Peneliti mengukur suhu di skrotum pria muda yang memiliki kebiasaan ini. Hasilnya, skrotum mereka menjadi lebih cepat panas, meskipun menggunakan pelapis atau bantalan di bawah laptopnya.

Wilayah testis yang merupakan tempat reproduksi  sperma di sekitar skrotum/ Jika terkena panas secara langsung, maka akan menurunkan kualitas sperma. Karena kenaikan 1 derajat suhu panas saja dapat menyebabkan gangguan kesuburan pada pria.

Seperti yang dikatakan  Dr James Smith, ahli urologi dari University of California, konsekuensi testis yang terus  mengalami overheating akan membuat kualitas sperma memburuk dan menghambat pasangannya untuk hamil. Sperma akan mengalami penurunan kualitas sebanyak 40 persen setelah mengalami peningkatan suhu panas meskipun hanya 1 derajat celcius saja.

Posisi duduk saat memangku laptop juga kemungkinan turut berpengaruh karena pada saat pria duduk diam dengan kaki tertutup dalam waktu lama akan mengalami peningkatan suhu yang lebih cepat dibandingkan dengan posisi duduk melebar. Selain itu, bantalan laprop yang digunakan juga tidak akan banyak membantu skrotum menjadi lebih dingin.

Damak memangku laptop yang bersentuhan langsung dengan area paha adalah kenaikan suhu pada testis pria. Hal ini terjadi karena pembentukan spermatozoa pada testis membutuhkan suhu sekitar 2 derajat celcius di bawah suhu tubuh.

Mengapa Hanya Beresiko Bagi Pria?

Dampak memangku laptop saat bekerja nampaknya hanya terjadi pada pria. Pasalnya, alat reproduksi wanita  yang merupakan sel telur, posisinya terlindungi karena dibuat di dalam ovarium yang berada cukup jauh dari paha. Sehingga alat reproduksi wanita tidak akan terpengaruh saat mereka memangku laptop di paha.

Nah, untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk tersebut, sebaiknya selalu gunakan meja sebagai alas saat bekerja dengan laptop. Hal ini dapat mencegah panas menjalar secara langsung ke sekitar selangkangan dan mengancam kualitas sperma.

Suhu di sekitar skrotum dan testikel harus terus terjaga dan sebisa mungkin menghindari hal-hal yang dapat merusak. Jangan sampai kebiasaan memangku laptop di paha menjadai penghambat pasanganmu sulit mendapatkan momongan ya Gengs.












Next
This is the most recent post.
Older Post

0 komentar:

Post a Comment